Tentang Once Upon a Time

Seturut dengan informasi yang telah beredar baik lisan maupun tulisan mengenai pertunjukan seni komedi tunggal dengan tajuk “Once Upon a Time” izinkan saya untuk menyampaikan hal-hal lain dari sudut pandang saya secara lebih mendalam.

Kenapa Stand Up Comedy ?
Tadinya mau main tong setan tapi takut kesurupan.

Kenapa nama shownya Once Upon a Time ?
Frase “Once upon a time” dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai “Pada suatu masa” yang sering dipakai sebagai awal kalimat permulaan sebuah kisah. Kebetulan, secara sengaja penampil di pertunjukan ini adalah anak-anak lama komunitas stand up comedy Yogyakarta yang ingin kembali menceritakan kisah mereka seperti pada masa terdahulu. Nyambung kan? ya kalo masih sayang kenapa harus putus. Pokoknya gitu ya.

Siapa saja penampilnya?
Baik, kalau kamu memaksa, saya akan menceritakan teman-teman yang akan menjadi lakon di pertunjukan ini. Siap? let’s go!

Bene Dion

Satu kali melihatnya saja kamu akan dengan tegas percaya bahwa dia orang batak. Ya, Bene satu-satunya orang batak bersuara sumbang apalagi pas bagian falseto. Tetapi, seperti yang lainnya, Bene suka makan babi, apalagi babi rica. Dulu, Bene adalah mahasiswa jurusan teknik di UGM dengan finansial ala kadarnya. Sekarang, Bene menjelma menjadi penulis komedi tersohor. Oh maaf kurang lengkap, PENULIS FILM TERLARIS DI INDONESIA. Keberhasilan dalam karir berbanding lurus dengan kisah asmaranya, Bene sudah memiliki kekasih yang mempesona. Ah, saya tidak sabar mendengar ceritanya lebih jauh.

Abraham Tino

Kalau kamu perempuan dan suka dengan sosok pria macho, Abraham Tino (Abe) adalah orang yang tepat untuk kamu dekati. Perangainya dari dulu gak pernah berubah, ngeselin. Sumpah saya gak bohong, kalau pertama kali lihat rasanya ingin melemparinya dengan soda api. Biasanya kalau di panggung selalu membawa bir (botolnya sih bir, entah di dalemnya isi teh sisri juga kita gak tahu). Materi yang dibawakan tidak jauh dari hal-hal yang dipandang tabu di masyarakat, bahasa kerennya dark comedy.

Gigih Adiguna

“Hanya ada satu kata, lawak!” jargon yang selalu melekat di kepala saya ketika mengingat Gigih Adiguna. Komika yang lebih sederhana dari rumah makan padang manapun. Materinya ringan namun berkesan. Komedi sangat terlihat begitu praktis ketika dibawakan oleh Gigih. Pembawaannya santai. Santai belum lengkap tanpa Gigih Adiguna (dinyanyikan dengan nada iklan silver queen).

Denny Nyamin

Komika yang selalu saya nantikan secara personal baik di atas panggung maupun dalam pertemanan. Nyamin ini kayak tukang parkir ATM, sekejap hilang, tiba-tiba muncul. Nyamin adalah salah satu komika favorit saya, celetukannya bangsat betul. Materinya remeh namun penuh dengan observasi yang mendalam. Brilian!

Benidictivity

Kamu tahu Najwa Shihab? nah Beni adalah komika favoritnya. Sudah tidak perlu kita ragukan betapa lucunya Beni ketika mbak Najwa sudah mengamini. Cukup, tak perlu saya deskripsikan lebih jauh. Beni adalah lucu tiada ampun.

Yusril Fahriza

Yusril yang saya kenal dulu adalah komika yang di setiap penampilannya selalu mengenakan jersey tim sepak bola favoritnya. Materinya berkisar antara pesantren, nostalgia, dan isu yang populer di masyarakat. Oh iya, dulu sering bahas kuliahnya yang lama. Kini Yusril bertransformasi menjadi aktor layar lebar maupun serial televisi. Namanya kian hari kian populer. Instastorynya dipenuhi dengan wajah-wajah selebriti. Ah, saya rindu menikmati materinya di atas panggung.

Nuel Andreas

Iya ini saya, mohon doanya semoga lucu. -___-

Mukti Entut x Hifdzi Khoir

Mukti dan Hifdzi didaulat sebagai MC di pertunjukan ini. Tak bisa dipungkiri skill tektok keduanya sungguh amat menggelegar mengocok di setiap lini. Bisa jadi malah mereka lebih lucu daripada yang tampil. Mukti Hifdzi bagai Anang dan Ashanty, tak lekang oleh waktu dan nuansa.

Yak merekalah teman-teman yang akan mempersembahkan penampilan terbaiknya. Beruntung sekali saya bisa bernostalgia di atas panggung bersama mereka. Segera siapkan waktu, tenaga, dan tiketnya. Sampai jumpa!

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*