Pesan Bapak (3)

Halo, anakku kelak.
Piye kabarmu? Sehat to? Maaf kalau Bapak telat kasih kabar karena internet di desa masih kembang kempis kayak napas Bapak, tapi ndak apa, bukankah cinta Bapak selalu menyertaimu?

Kalau Bapak ndak salah hitung, kuliahmu 2 tahun lagi selesai ya nak? belajar yang bener lho ya. Bapak ndak terlalu menuntut kamu untuk jadi orang-orang pinter yang punya nilai bagus, yang penting kamu harus cerdas. Cerdas memilih mana yang baik dan buruk buat hidupmu.

Oiya, Bapak kemarin dengar dari Ibumu kalau kamu sedang jatuh cinta? Bener itu nak? Bapak senang dengernya, yang penting kamu bahagia, kalo pun sedih ya cerita aja ke Bapak, seperti biasa.
Pesan Bapak, berhati-hatilah dengan hati ya nak. Nikmati setiap hal baik yang ada padamu sekarang, tidak perlu kamu campur dengan pikiran buruk. Ya Bapak gak mau banyak  omong, toh kamu sudah belajar banyak dari sebelumnya. Bapak hanya mau mengingatkan untuk tetap saling menghargai dan jangan lupa terus berdoa ke Tuhan dan Semesta.

Yawes nak, Bapak mau makan siang dulu sama Ibu, dia dari kemarin pengen diajak ke warung ayamnya Bu Broto, kata Ibu di sana ada soto ceker ayam tapi cekernya diambil yang sebelah kanan, jadinya enak. Kamu juga harus banyak makan makanan bergizi lho ya, kurangi makanan berformalin dan harus sering minum air putih. Jaga diri baik-baik nak,

Bapak sayang kamu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*